Home » Politik » Tanggapi Kabar Perubahan Sistem Pemilu 2024 menjadi Proporsional Tertutup,SBY : KPU dan Parpol akan Alami Krisis
Senin, 29 Mei 2023
Tanggapi Kabar Perubahan Sistem Pemilu 2024 menjadi Proporsional Tertutup,SBY : KPU dan Parpol akan Alami Krisis
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menanggapi unggahan Pakar Hukum Tatanegara, Prof Denny Indrayana di media sosial Twitter, terkait perubahan sistem pemilu 2024 menjadi sistem proporsional Tertutup.
"Jika yang disampaikan Prof Denny Indrayana "reliable", bahwa MK akan menetapkan Sistem Proporsional Tertutup, dan bukan sistem Proporsional terbuka seperti yang berlaku saat ini, maka hal ini akan menjadi isu besar dalam dunia politik di Indonesia," tulis SBY lewat akun twitter pribadinya @SBYudhoyono, Minggu (28/5).
Terkait perubahan sistem pemilu menurut SBY, ada tiga pertanyaan besar yang menjadi perhatian publik, mayoritas parpol, dan pemerhati pemilu.
"Pertanyaan pertama kepada MK, apakah ada kegentingan dan kedaruratan sehingga sistem pemilu diganti ketika proses pemilu sudah dimulai ? Ingat, DCS(daftar Caleg Sementara) baru saja diserahkan kpd KPU. Pergantian sistem pemilu di tengah jalan bisa menimbulkan "chaos" poliitk," lanjut SBY.
"Pertanyaan kedua kepada MK, benarkah UU Sistem Pemilu Terbuka bertentangan dengan konstitusi? Sesuai konstitusi, domain dan wewenang MK adalah menilai apakah sebuah UU bertentangan dengan konstitusi, dan bukan menetapkan UU mana yang paling tepat. Sistem Pemilu Tertutup atau Terbuka ?" sambungnya lagi.
Menurut SBY, jika MK tidak memiliki argumentasi kuat bahwa Sistem Pemilu Terbuka bertentangan dengan konstitusi sehingga diganti menjadi Tertutup, mayoritas rakyat akan sulit menerimanya.
"Ketiga, sesungguhnya penetapan UU tentang Sistem pemilu berada di tangan Presiden dan DPR, bukan di tangan MK. Mestinya Presiden dan DPR punya suara tentang hal ini. Mayoritas partai Politik telah sampaikan sikap menolak pengubahan sistem terbuka menjadi tertutup. Ini mesti didenga," kata SBY
SBY menjelaskan, dalam menyusun DCS, Parpol dan Caleg berasumsi sistem pemilu tidak diubah atau tetap menggunakan sistem terbuka. Perubahan di tengah jalan oleh MK, bisa menimbulkan persoalan serius, terutama KPU dan Parpol harus siap kelola "krisis" akibat perubahan tersebut.
Untuk menghindari situasi "chaos" tersebut, SBY menyarankan untuk pemilu 2024 tetap menggunakan Sistem Proporsional Terbuka. Lalu setelah pemilu 2024,Presiden dan DPR duduk bersama untuk menelaah sistem pemilu yang berlaku, untuk kemungkinan disempurnakan menjadi sistem yang lebih baik dengan mendengarkan suara rakyat.
Jakarta,28 Mei 2023
Herzaky Mahendra Putra
Juru Bicara DPP Partai Demokrat
lainnya dari Politik
- AHY Ajak Kader Dukung Anies Pimpin Perubahan dan Perbaikan
- Lantik Ribuan Pengurus DPC Sulawesi Tengah, AHY Ingatkan Kader Untuk Terus Bela Rakyat
- Demokrat Lembata Nobar Pidato Politik AHY, yang Soroti Utang Pemerintah Meroket
- Tanggapi Kabar Perubahan Sistem Pemilu 2024 menjadi Proporsional Tertutup,SBY : KPU dan Parpol akan Alami Krisis
- Moeldoko ajukan Peninjauan Kembali, Kaidir Maha Sekretaris DPC Demokrat Lembata nyatakan kesetian pada AHY
- AHY : Pemilu dan Demokrasi hadir untuk Kemaslahatan bukan untuk Perpecahan
- Terima Keluhan Warga Sulteng, AHY: “Masyarakat Harus Lebih Baik Kehidupannya
Ditulis Oleh : Berita14 // 5/29/2023 06:23:00 AM
Kategori:
Politik